Pagi tiba bunyi alarm membangunkan jiwa dari mimpi yang seru, di kejar-kejar zombie di sebuah kota tak berpenghuni deg-degkannya sama kayak lagi di kejar angsuran cicilan motor oh iya lupa sekarang sudah akhir bulan sudah jatuh tempo, buka dompet lalu melongo waduh uangnya abis buat kongkow-kongkow. Otak seketika berfikir keras, dompet sudah terkuras, seandainya selembar kertas bisa berubah jadi sekarung beras. Melihat matahari yang menyinari, hati ini teringat kembali kata sri " semua ada porsinya masing-masing, lu gak harus sedih dengan keadaan lu, siapa tau Tuhan sedang mempersiapkan sesuatu dari usaha dan doa lu " ya memang sri wanita sok bijak tetapi kata-katanya selalu dapat diingat setiap saat. Sri selalu bisa jadi obat ketika langkah terasa berat, ketika semangat sudah masuk ke fase " kayaknya ini percuma deh " sri selalu datang dengan mulutnya yang cerewet yang memberi semangat. Dia memang wanita hebat.
Setiap pribadi pasti pernah menerka-nerka, entah itu soal hati atau tentang diri sendiri. Tapi ada yang lebih sering kita pikirkan, ya tentang masa depan dan ketidakpastian. Langkah kadang ingin berhenti untuk sekedar beristirahat dan mungkin kembali, tapi lagi-lagi kita semua berfikir ada yang sedang kita perjuangkan untuk masa depan di suatu hari nanti. Ketidakpastian seperti musuh besar di tengah usaha yang melelahkan, kita kadang di tempatkan di posisi apakah harus maju atau mundur. Sebagian ada yang terus maju dan berhasil sebagian ada yang memilih mundur dan menyusun rencana lagi yang terukur.
Bersyukur menjadi awalan untuk melangkah kembali kata sri. Lu tau apa soal presentase ketidak berhasilan dan keberhasilan lu ? bisa diukur pake rumus matematika ? atau dengan logika dan algoritma ? nyatanya kita semua pasti berada di posisi yang sama, sama-sama pernah gagal, sama-sama pernah hancur, sama-sama pernah berhasil yang membedakan adalah cara kita masing-masing jangan goblog lu pantes dapet apa yang lu inginkan, ya kurang lebih seperti kata Sri kalau sedang kesal melihat orang yang tidak yakin sama dirinya sendiri.
Merasa di tampar dengan kenyataan di balik masa depan yang sedang kita bangun. Di atas ketidakpastian ada harapan yang muncul untuk mempertegas tujuan. Setiap langkah seakan menunjukan arah kemana setiap usaha dan doa akan tertuju. Sri selalu membuat hal yang sulit menjadi analogi-analogi yang mudah di pahami. Dan kini rasanya semangat dan motivasi tumbuh kembali untuk melawan ketidakpastian dan berjuang untuk masa depan.


0 komentar:
Post a Comment