Halo sayang gimana kabar kamu?
Sudah lama kita tak bertemu, bahkan kirim surat pun sudah lama sekali. Terucap kata cinta yang sebenarnya tak mau pergi, oh ucap ini sangat seringku dengar ketika dulu itu, kala itu, lama juga kupikirkan. Sekali lagi aku tak mau pergi sayang, atau aku tak pernah merasakan cinta seperti ini lagi, teriak sayang, teriak kembali bahwa aku cinta kamu, jangan kamu dengarkan kata mereka bahwa kita dapat berpisah, oh itu tidak akan terjadi sayang, janji cintaku sangat suci, tolong jangan berpisah lagi.
Kita dapat bersatu, aku yakin aku milikmu, milik kita berdua, seakan badai pun tak sanggup mengambat cinta sejati kita, sekali lagi jangan biarkan aku kehilangan kamu. Janji ini dari hati bahwa aku cinta kamu, sayang.
Ucapan orang, yang katanya kita tak bisa bersatu, sekali lagi jangan dengarkan sayang, tutup telinga kamu, dengarkan bisikku; "Aku sayang kamu"
Tiba saat aku mengerti mendengar jeritmu, kamu bosan? Mohon lupakan waktu, temani air mataku sayang, asa tak akan hilang apalagi mimpi ini, tak pernah hilang, cinta ini akan tampil kembali disini yang dulu, dengan mencitaiku apa adanya, saat hujan menetes, air berhenti yang saat ini aku rasa tak akan ada keraguan, bahwa cintaku tak membuat aku ragu, karena aku cinta dirimu yang dulu bahkan sekarang, cintai aku apaadanya sayang.
Kembali kesini, aku dan kamu akan membawa serta dalam hikayat janji suci, aku rindu sayang. Membasuh perih luka ini tak seberapa dengan aku mencintaimu
Nafasku selalu berdetak dan merasa terbang bersama dirimu, apakah aku tidak salah sayang bila aku mencintaimu? Aku sekarang dan dulu sama, sama rasanya mencintaimu. Salahkah aku sayang? Pada makna cinta yang terjalin dariku, untukmu. Perselisihan kita tak akan kulupakan, memang. Tapi kau adalah cintaku yang tak tergantikan, kembalilah kepadaku sayang, bawa jiwaku terisi nafas cintamu.
Disepanjang tahun, kenangan manis ini tak pernah lupa sayang, sayang aku rindu. Kau adalah dewiku, dewi pagi maupun malam. Teringat ucapan doa dan kubaca aku mengerti bertapa rindunya diriku kepada dirimu dalam hari-hari ini, aku akan kembali lagi, namun tunggu sayang. Gejolak rindu ini tak bisa dihentikan lagi, aku menunggumu, menahan rasa ingin berjumpa. Aku akan kembali, akan kembali sayang. Rindu ini membuatku tersiksa.
Kutulis kembali kata cinta pada surat itu, aku ingin memelukmu, mengecup keningmu dan berkata "Aku tak akan pergi" Kata rindu ini membuat aku muak, dan ingin menjumpai kamu secepatnya, percaya padaku sayang, aku sangat rindu kamu. Rasa yang terpendam, beban rasa cinta ini aku simpan, untukmu nanti, sayang.
Cinta harus memilikimu, apapun itu aku sanggup, sanggup mendapatkanmu. Aku tak gelisah, mana lawan yang berani denganku? Ha! Ku katakan kembali, "Siapa yang berani menghalanggiku untuk mendapatkanmu" Sayang, bertahanlah sebentar saja, sebentar lagi. Tunggu aku, aku sanggup, sanggup mengikat janji ini menjadi suci, dengan mengucapakan kepada angkasa bahwa aku cinta kamu, sayang.


0 komentar:
Post a Comment