Warteg VS Rumah Makan Padang


Akhir-akhir ini saya sempat melakukan penelitian agak ngaco dan tidak berfaedah tentang siapakah yang memiliki popularitas paling tinggi antara Warteg dan Rumah Makan Padang di mata konsumen terutama para pecinta kuliner. Saya menanyakan sebuah pertanyaan kepada orang terdekat saya mengenai hal ini, pertanyaannya adalah 

" Kalo punya uang 10.000 pilih makan di warteg atau Rumah Makan Padang ?, sertakan alasan kenapa memilih salah satu tempat tersebut. " 

Oke Disclaimer dulu ya dalam hal ini saya gak merendahkan atau menjelekan antar 2 rumah makan ini. Keduanya saya suka makan disana, dan masing-masing punya ciri khas yang berbeda-beda. Jadi kembali lagi ke selera masing-masing.

Kenapa saya menanyakan dengan kaliamat " Kalo punya uang 10.000 " menurut saya 10.000 adalah nominal yang pas dan sering kita jadikan patokan untuk berhemat dibeberapa hal terutama saya sebagai mahasiswa. Contoh isi bensin 10.000, makan 10.000, paket internet 10.000 yang seminggu. Memang agak ngaco tapi ya namanya juga penelitian yang ngaco dan tidak berfaedah jadi mohon dimaklumi. Oke kita bahas jawaban dari saya pribadi mengenai pertanyaan di atas. Kalo saya punya uang 10.000 saya lebih milih makan di warteg alasannya ya karena saya terbiasa aja makan di warteg. Menurut saya menu yang di tawarkan di warteg pas dengan selera saya apalagi biasanya menu makanan di warteg itu adalah menu yang sering di buat ibu di rumah. Kalau bawa uang 10.000 biasanya saya sudah mendapatkan 2 lauk bahkan kadang di tambah gorengan 1. Kenapa gak di rumah makan padang si kan mereka juga nyediain paket 10.000 ? well buat dari segi variasi lauk saya lebih suka warteg dan mungkin dari uang 10.000 saya bisa dapet 2 lauk + include 1 gorengan.

Dari beberapa orang yang saya tanya termasuk ibu, bapak, adik, dan teman saya, hampir 70 % dari mereka memilih warteg, jika mereka ingin makan dengan budget 10.000 saja, alasannya ya hampir sama seperti saya karena menunya lebih bervariasi dan dengan uang 10.000 kita bisa dapat lebih banyak lauk. Ibu saya memiliki jawaban yang berbeda, beliau memilih rumah makan padang dari pada warteg karena menurutnya paket 10.000 yang di tawarkan rumah makan padang itu lebih enak karena biasanya  isinya nasi, ayam, kuah, sayur daun singkong, dan sambal ijo.

Dalam hal ini kedua rumah makan tersebut pasti memiliki target konsumennya masing-masing. Persaingan antara 2 rumah makan ini pun tidak lekang oleh zaman. Dengan memiliki ciri khas tersendiri dan tentunya kualitas yang mereka hadirkan membuat kedua rumah makan ini masih tetap eksis dan masih banyak sekali peminatnya di tengah banyaknya restoran atau rumah makan modern yang menjamur. Seiring berkembangnya zaman banyak  warteg atau rumah makan padang yang dikemas secara modern tetapi tidak meninggalkan ciri khas dari kedua rumah makan tersebut yaitu menyediakan makanan khas rumahan dan tentunya makanan dari Indonesia.

0 komentar:

Post a Comment